Best practice saat menjadi pengajar dan litbang di International Islamic School

Saya termasuk orang yang anti PR (pekerjaan rumah), apalagi untuk anak pendidikan usia dini.
Hal itu  dikarenakan banyak hal yang ternyata malah menjadi kontradiktif dengan adanya PR tersebut. Bahkan ketika saya mempelajari kurikulum dari beberapa negeri tetangga, yang IPM-nya di jauh di atas Indonesia, PR bukanlah kewajiban, apalagi kalo melihat mayoritas guru yang hanya sekedar memberi PR atau hanya sekedar mengerjakan LKS.
Belajar adalah proses, bukan hasilnya yang utama, tetapi bagaimana prosesnya itu yang benar.
Ketika anak tertarik dengan pelajaran yang diberikan maka sudah menjadi hal wajar mereka utk mempelajari lebih dalam tentang hal tersebut, maka pada saat itulah PR diberikan ………..
Kita lupa bagaimana membuat pelajaran itu bisa menarik kepada anak, tetapi lebih banyak ‘kejar target’ pencapaian kompetensi yang kebanyakan tidak pas dengan tingkat perkembangan anak.
Anak sampai kelas 2 elementary school aja, cuma berhitung sampe angka 20, tetapi berhitung yang benar, konsep yang benar (di negara tetangga).
Kalo mayoritas sekolah kita, anak diajarin sebanyak mungkin mengenal angka sebanyak mungkin. Apa perlunya anak TK dan SD dengan angka ratusan sebanyak itu, tanpa tahu penerapan di lapangan.
Belum lagi pelajaran menghafal nama-nama tumbuhan atau binatang yang anak belum tentu pernah melihatnya.
Saudara sebangsa setanah air …..
Anak usia dini konsep berfikirnya adalah riil konkrit.
Mereka belum bisa abstraksi (kecuali beberapa anak berkemampuan khusus) apalagi persepsi.
Jadi ya ajarkan sesuatu yang NYATA, bukan sesuatu yang imajiner bagi mereka !
Mengapa juga anak TK diajarin membaca dengan serius, konsentrasi mereka bertahan maksimal 15 menit.
Kalau kita boleh jujur, kita yang sudah dewasa saja kemampuan konsentrasi kita hanya 17 menit, maksimal lho.
Akankah kita tetap mempertahankan tradisi PR yang sebetulnya mengebiri inovasi orang tua dan guru.
Atau jangan-jangan PR hanyalah dalih dari seorang guru atau orang tua, karena tidak mampu mengajar sebuah materi dengan baik….????